Sambut PP TUNAS, Bupati Gandeng Komite Sekolah


fakta99.com, BULUNGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, sambut baik atas penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS). Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si mengatakan, dengan di terbitkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permenkomdigi) Nomor 9 Tahun 2026 sebagai aturan pelaksana PP TUNAS, ia berharap adanya kerja sama dari berbagai pihak untuk mengawal pembatasan platform digital sebagai upaya perlindungan anak di ruang digital.

“Kami menyambut baik atas penyampaian dari Menteri Komunikasi dan Digital terkait pembatasan media sosial (Medsos) dan platform digital berisiko bagi para anak anak di bawah 16 tahun”, Syarwani menjelaskan. “Tentu nanti soal pembatasan akan kami tindak lanjuti melalui kepala dinas terkait, utamanya dukungan dari para komite sekolah untuk bersama sama kita kawal serta mengawasi anak anak kita.

Karena, lanjutnya lagi, Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 tersebut pastinya akan disertai dengan berbagai macam kondisi faktual sebelumnya akibat dampak dari penggunaan media sosial (Medsos) atau platform digital bagi anak anak. “Dan sudah tentu sebagai orang tua kita juga memiliki tanggung jawab untuk saling melakukan pengawalan kepada anak kita masing-masing terutama saat berada di rumah.

Pemkab Bulungan melalui dukungannya ini tidak terlepas dari dampak besar karena penggunaan penggunaan media sosial maupun platform digital terhadap kemampuan kualitas ataupun raihan capaian prestasi anak anak kita. Peraturan pembatasan, ia menambakan, yang telah ditetapkan oleh pemerintah ini juga menjadi bahan sosialisasi lebih lanjut baik itu Pemkab Bulungan dan bekerja sama dengan komite sekolah.

Sementara itu, Pemkab Bulungan sedang mengajukan rancangan peraturan daerah terkait inovasi daerah. Nantinya disana akan memberi ruang kepada seluruh masyarakat, guru serta anak anak berinovasi memunculkan potensi potensi lokal. “Kita mengharapkan inovasi yakni, bersifat mendidik, membentuk karakter bagi generasi anak-anak kita saat ini maupun dimasa mendatang. Potensi potensi muatan lokal masih potensial untuk bisa di kembangkan dan di masukkan dalam sistem pembelajaran efektif yang ada di Kabupaten Bulungan”, ujar Bupati Syarwani.

Berita Terkait

Top