Ketua DPRD Kaltara Hadiri Launching Nasional 1.061 Koperasi Merah Putih, Dorong Penguatan Ekonomi Desa dan Kelurahan


fakta99.com, TANJUNG SELOR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara), Achmad Djufrie, menghadiri peluncuran Nasional 1.061 titik Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang di resmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) pada, Sabtu 15/5.

Perhelatan tersebut di ikuti secara daring dari Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan yang dihadiri sejumlah pejabat daerah serta tokoh masyarakat setempat. Peluncuran KDKMP menjadi salah satu langkah strategis pemerintah pusat dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Program ini di harapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi warga melalui sistem koperasi yang modern, produktif dan berbasis semangat gotong royong.

Ketua Dewan, Achmad Djufrie, menyambut baik peluncuran program tersebut. Menurutnya, keberadaan koperasi memiliki peran penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya pelaku usaha kecil serta masyarakat pedesaan. Koperasi harus menjadi penggerak ekonomi rakyat, dengan penguatan kelembagaan serta dukungan teknologi di harapkan mampu membuka peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat termasuk memperkuat ekonomi daerah, kata Achmad Djufrie.

Ia menilai, lanjutnya, program KDKMP dapat menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang efektif apabila di kelola secara profesional, transparan dengan melibatkan partisipasi aktif warga.

Selain memperkuat ekonomi kerakyatan, peluncuran KDKMP juga menandai langkah baru dalam digitalisasi koperasi di Indonesia. Oleh karenanya Pemerintah mendorong koperasi desa serta kelurahan agar terhubung dalam jaringan ekonomi yang lebih luas sehingga mampu bersaing di era digital.

Achmad Djufrie, berharap program terkait dapat berjalan optimal di Kalimantan Utara dan benar memberikan azas manfaat nyata bagi masyarakat hingga ke pelosok desa di kawasan Kalimantan Utara. “Dan kita ingin koperasi tidak hanya sekadar hadir sebagai simbol, akan tetapi benar benar menjadi solusi ekonomi masyarakat di daerah, tutupnya. (**/dprdkaltara)

Berita Terkait

Top