Ketua Komisi 1 DPRD Kaltara Perkuat Gerakan Bebas Sampah


fakta99.com, TANJUNG SELOR – Perlunya kajian Perda tentang Pengelolaan Sampah yang lebih operasional dalam penanganan sampah. Pasalnya saat ini penanganan dinilai masih bersifat parsial dan belum terintegrasi. Mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan gerakan bebas sampah sebagai gaya hidup, bukan sekadar program musiman.

Mewujudkan Kalimantan Utara yang bersih, sehat dan nyaman secara berkelanjutan hingga ke anak cucu. Kegiatan perhelatan terkait, menjadi rangkaian aksi lingkungan yang rencananya rutinitas akan terus digelar di berbagai lokasi strategis di Kaltara, termasuk kawasan pesisir dan kawasan padat penduduk. Mendorong penguatan regulasi serta pengelolaan limbah rumah tangga, mendukung perkembangan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) disetiap kabupaten dan kota.

Melalui kegiatan sosialisasi ini di isi dengan pemaparan mengenai teknik pengelolaan sampah rumah tangga maupun pemilihan sampah organik dan pengenalan konsep 38 (Reduce, Reuse, Resycle). Kehadiran peserta dari anggota Koramil, perangkat kelurahan, kader lingkungan dan perwakilan organisasi kepemudaan.

Mendorong pembahasan aspek teknik, diskusi menyentuh persoalan infrastruktur pengelolaan sampah didaerah. Namun persoalan sampah tidak bisa hanya di selesaikan oleh pemerintah saja. Tetapi juga perlu peran aktif seluruh lapisan masyarakat, institusi pendidikan, dunia usaha serta organisasi kemasyarakatan.

Gerakan lingkungan bebas sampah harus dimulai dari kesadaran individu. Jika setiap warga tumbuh kesadaran dan bertanggung jawab atas limbah sampah sendiri, maka dampak yang sangat besar akan terasa bagi lingkungan kita. Hal ini bukan sekadar kegiatan seremonial namun terlebih merupakan gerakan budaya.

Sementara itu, Ketua Komisi 1 DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Alimudin, ST yang menghadiri perhelatan acara sosialisasi Gerakan Lingkungan Bebas Sampah, berlangsung di Makorem 092 Maharajalila pada, Rabu 20/5. Di saat kehadirannya ia menegaskan, komitmen legislatif dalam mendukung upaya kolektif mengatasi persoalan sampah yang menjadi tantangan di sejumlah wilayah Kaltara.

Alimudin juga menyebutkan, lanjutnya, kegiatan ini merupakan dari sinergi lintas sektor untuk membangun kesadaran ekologis masyarakat. Ia mengapresiasi jajaran Korem 092 Maharajalila selaku tuan rumah pelopor perhelatan kegiatan terkait. Di katakannya bahwa, keterlibatan unsur TNI memberikan efek teladan yang kuat bagi masyarakat, terutama didalam membangun disiplin dan kebersamaan, tutupnya. (**)

Berita Terkait

Top