Pemkab Bulungan Sinergi Program OVOP Dorong Mahasiswa KKN Unikaltar Sebagai Roda Penggerak Desa Maju Mandiri
fakta99.com, TANJUNG SELOR – Pelaksanaan KKN – PPM Angkatan XV, Pemerintah Kabupaten Bulungan berharap kolaborasi antar-pemerintah daerah, perguruan tinggi, pemerintah desa, masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan desa desa yang mandiri, produktif dan berdaya saing.
Sinergi tersebut di harapkan mampu mendongkrak lahirnya produk produk unggulan yang tidak hanya dikenal di tingkat daerah, namun juga mampu menembus pasar yang lebih luas sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kehadiran mahasiswa hendaknya berdampak positif dan bermanfaat nyata bagi masyarakat. Mahasiswa di harapkan dapat memberikan edukasi dan pendampingan kepada pelaku UMKM, kelompok tani, kelompok perempuan hingga organisasi kepemudaan desa dalam meningkatkan kapasitas usaha, inovasi produk serta pengelolaan kelembagaan ekonomi masyarakat.
Para mahasiswa di dorong memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana promosi maupun pemasaran produk desa agar menjangkau pasar yang lebih luas. Di harapkan juga seluruh mahasiswa mampu mengidentifikasi potensi unggulan setiap desa secara objektif, kemudian membantu masyarakat mengembangkan produk lokal supaya memiliki nilai tambah serta daya saing yang lebih tinggi.
Saat di desa, saudara akan belajar tentang kepemimpinan, kerjasama, komunikasi, gotong royong termasuk memahami dinamika sosial yang tidak akan di peroleh di ruang perkuliahan, tentunya proses belajar belajar di lapangan tidak semata hanya mengasah kemampuan akademik tetapi juga membentuk berbagai karakter bermanfaat. Melakukan program berorientasi pada penguatan potensi lokal melalui inovasi, hilirisasi produk, digitalisasi pemasaran juga pemberdayaan masyarakat.
Ada enam (6) desa di Kabupaten Bulungan menjadi pelaksanaan KKN – PPM tahun 2026 yakni, desa Salim Batu, Teras Nawang, Pimping, Ambalat serta Punan Dulan. Berbekal ilmu pengetahuan kemampuan akademik, semangat pengabdian mahasiswa di harapkan akan menjadi katalisator perubahan sekaligus mitra strategis pemerintah desa dalam merancang berbagai program pemberdayaan masyarakat. Sehingga kehadiran mahasiswa ditengah masyarakat akan menjadi energi baru dalam mempercepat pengembangan potensi desa.
Dalam program ini bukan hanya tentang menghasilkan produk unggulan desa, namun terlebih membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui inovasi, peningkatan kualitas produk hingga memperluas akses pasar.
Sementara itu, Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md mengatakan, bahwa tema yang diusung mahasiswa KKN sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Bulungan, khususnya dalam memperkuat potensi ekonomi desa melalui konsep One Village One Product (OVOP) atau Satu Desa Satu Produk.
Pemda Bulungan terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan. Diantaranya, melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKM-PPM) Angkatan XV Universitas Kaltara (Unikaltar) Tahun 2026 yang mengusung tema “Penguatan Potensi Desa Berbasis One Village One Product (OVOP) melalui Inovasi, Hilirisasi, Digitalisasi dan Pemberdayaan Masyarakat untuk Mewujudkan Desa Mandiri serta Berkelanjutan”.
Sejumlah sembilan puluh tiga (93) mahasiswa yang di dampingi oleh tiga (3) dosen pembimbing, resmi dilepaskan untuk melaksanakan pengabdian masyarakat selama Agustus hingga September 2026. Prosesi pelepasan berlangsung di Auditorium Lemlai Suri, Gedung D Lantai III, Universitas Kaltara, Jalan Sengkawit, Tanjung Selor pada,
Kamis 6/8 dan turut di hadiri Wabup, Kilat, A.Md. (**/adv)








