Puncak Acara Penutupan MTQ ke -X Tingkat Provinsi Kaltara Tekankan Pembinaan Berkelanjutan Menuju MTQ Nasional
fakta99.com, MALINAU – Musabaqah Tilawatil Al-Qur’an (MTQ) bukan sekadar ajang perlombaan membaca, menghafal, memahami maupun menulis Al-Qur’an.
MTQ adalah sarana membumidayakan nilai nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari hari serta membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berkarakter dan berintegritas. Tujuan MTQ bukan hanya melahirkan para juara tetapi untuk mencetak generasi Qur’ani yang mampu menjadi suri tauladan di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Asisten 1, Sanusi, mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil meraih prestasi, khususnya kepada Kabupaten Bulungan yang berhasil menjadi juara umum MTQ ke – X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026.
Ia juga mengingatkan bahwa, peserta yang meraih juara pertama, lanjutnya, tidak otomatis menjadi wakil Provinsi Kalimantan Utara pada MTQ Nasional yang akan datang di Semarang. Seluruh calon kafilah masih akan mengikuti proses seleksi yang dilakukan oleh LPTQ Provinsi Kalimantan Utara.

Sanusi juga meminta agar seluruh LPTQ kabupaten/kota rutin melakukan pembinaan secara berkelanjutan terhadap para peserta untuk siap bersaing dan mampu mengharumkan nama Kaltara di tingkat nasional.
Dan bagi yang belum berhasil meraih juara supaya tidak berkecil hati. Pengalaman mengikuti MTQ menjadi motivasi untuk terus belajar memperdalam ilmu Al-Qur’an serta meningkatkan kemampuan di masa depan.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara, didampingi Asisten 1 Setprov Kaltara, Drs. H. Sanusi, M.Si. menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah turut mensukseskan pelaksanaan MTQ sehingga berlangsung dengan aman, tertib dan lancar khususnya bagi tuan rumah Kabupaten Malinau.
Dalam sambutan Gubernur Kaltara yang dibacakan Asisten 1, Drs.H. Sanusi, M.Si menyampaikan, keberhasilan penyelenggaraan MTQ merupakan hasil sinergi, dedikasi dan semangat kebersamaan antara LPTQ Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kabupaten Malinau, LPTQ dan seluruh masyarakat beserta jajaran pemerintah yang terlibat, ujarnya, Kamis 2/7. (**/Dkisp Malinau)








