Study Camp Vol 4 di Kebun Raya Bundayati Dipadati Pelajar dan Mahasiswa


fakta99.com, TANJUNG SELOR – Komunitas Sahabat Milenial Kalimantan Utara bersama Komunitas Sosial Sedekah Seribu Bulungan, menggelar Study Camp Volume 4 di Kebun Raya Bundayati – Tanjung Selor, Sabtu 9/5. Kegiatan digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si didampingi Bunda Literasi, Sri Nurhandayani Syarwani.

Dalam rangkaian kegiatan sedikitnya diikuti ratusan peserta pelajar dari, SD – TK – PAUD hingga siswa SMA – SMK – Mahasiswa. Study Camp Volume 4 Tahun 2026 diisi sejumlah kegiatan yakni, lomba mewarnai, storytelling bersama Bunda Literasi – Edukasi Lingkungan – Workshop Daur Ulang Sampah Plastik – Sharing Session Pendidikan – Pentas Seni Pelajar – Camping serta outbound Pelajar.

Bupati Syarwani, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang melibatkan anak anak aset generasi penerus di Kebun Raya Bundayati. Melalui kegiatan ini diharapkan anak anak tidak hanya mendapat sebatas ilmu pengetahuan didalam ruang kelas tapi juga bisa langsung belajar dialam terbuka. “Insya’Allah adik adik semuanya bisa melihat bagaimana bentuk pohon Ulin – Meranti – bagaimana buah Cempedak – bagaimana dengan yang namanya buah Durian dan lain sebagainya. Insya’Allah bisa disajikan didalam kawasan Kebun Raya Bundayati ini”, sebut Syarwani.

Pada kesempatan ini, ia berpesan agar seluruh pihak, baik orang tua – pihak sekolah – dan lingkungan masyarakat dapat bersama sama menjaga tumbuh kembang anak secara baik. Bupati juga menyebutkan, laporan dari Pengadilan Agama yang menunjukkan angka angka pernikahan dini tergolong masih cukup tinggi di Bulungan. Hal tersebut kedepannya berpotensi menimbulkan kasus stunting lantaran kurangnya pemahaman pasangan suami istri yang relatif usia muda menyambut kelahiran anak.

Syarwani juga menegaskan, hendaknya generasi muda dijaga serta diawasi dengan ketat dari penyalahgunaan narkoba. “Tolong anak anak kita dijaga dan diawasi dari rumah, di lingkungan sekitar serta di sekolah harus aktif kita waspadai untuk mencegah hal hal yang berpotensi bisa mengganggu tumbuh kembang anak anak kita”, tutupnya. (**/prokompim)

Berita Terkait

Top