Sekda Malinau, Dorong Warga Rencana Investasi Kelapa Sawit


fakta99.com, MALINAU – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, membuka kegiatan konsultasi publik dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) terkait rencana perkebunan kelapa sawit oleh PT Anea Agro Nusantara, Kamis 30/4, siang.

Kegiatan digelar di ruang Laga Fratu, Gedung Kantor Bupati Malinau ini di selenggarakan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malinau. Turut hadir dalam forum tersebut para kepala desa, tokoh masyarakat serta perwakilan pemuda sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi masukan hingga kekhawatiran masyarakat terhadap rencana investasi yang akan di jalankan.

Sekda menekankan pentingnya keterlibatan kepala desa dan masyarakat dalam merancang masa depan wilayahnya, termasuk dalam menyiapkan kesejahteraan generasi mendatang, katanya. Ernes juga menggaris bawahi bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan, khususnya dalam menyikapi potensi dampak dari investasi.

Menurutnya, pembangunan memang membuka peluang ekonomi, namun tetap memiliki risiko yang harus dikelola secara bijak, terutama terkait aspek lingkungan dan sosial. “Pembangunan harus di pandang sebagai proses jangka panjang, bukan sekadar bergantung pada bantuan pemerintah. Desa tidak boleh sepenuhnya bergantung pada dana desa. Masyarakat perlu mulai mengembangkan potensi lokal termasuk pengolahan lahan dan aset desa agar mampu menciptakan sumber pendapatan mandiri di masa depan, ujar Sekda.

Ia menambahkan pemerintah daerah membuka peluang investasi seluas luasnya, namun tetap mengedepankan prinsip keseimbangan antara kepentingan perusahaan, masyarakat dan pemerintah. Setiap investasi, kata dia melanjutkan, harus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga Malinau.

Kegiatan konsultasi publik ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara seluruh pihak, sehingga rencana investasi dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Malinau.
(**/prokompim)

Berita Terkait

Top